Tidak Pakai Masker, Sita KTP

Surabaya – Perwali No. 33 tahun 2020 telah ditetapkan pada tanggal 13 Juli 2020, PERUBAHAN ATAS PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 28 TAHUN 2020 TENTANG PEDOMAN TATANAN NORMAL BARU PADA KONDISI PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DI KOTA SURABAYA. Tiga pilar Kelurahan Medokan Ayu kecamatan Rungkut Kota Surabaya langsung mensosialisasikan kepada warga berkaitan protokol kesehatan dalam berjuang gotong royong untuk melawan Covid-19 (15/07).

Sekitar 10 petugas sosialisasi tersebut diantaranya, Sekcam Rungkut, beserta staff Kec. Rungkut, Lurah Medokan Ayu, Ahmad Yardo Wifaqo, Plt, Sekretaris Lurah, Nurnaning Kusumafitri, Bhabinkamtibmas, Aipda Sofian Maulana, Babinsa, Serda Kanthi, Kasatgas Linmas, Uji Siswanto, Ketua KSB Kel. Medokan Ayu, Mikhael Markus beserta rombongan melakukan sosialisasi sekaligus sidak wilayah teritorial Medokan Ayu. “Kami melaksanakan sosialisasi dan sedikit memberikan hukuman terhadap pelanggar protokol kesehatan sesuai dengan Perwali No. 33 tahun 2020 yang baru disahkan, salah satunya kami minta untuk Push Up dan menghafal Pancasila agar dengan sangsi tersebut dapat menekan angka terpapar Covid-19 di wilayah kami kelurahan Medokan Ayu yang berjumlah 15 RW ini”, jelas Yardo.

Dalam 3 (tiga) hari berturut-turut akan dilakukan sosialisasi juga membagikan masker bagi yang tidak memakai masker diarea yang banyak terpapar virus Corona. Ketua KSB (Kelurahan Siaga Bencana), Mikhael Markus menyampaikan, “telah kami Jadwalkan pada hari selasa, rabu dan kamis tanggal 14, 15 dan 16 Juli 2020 di tiga wilayah RW yaitu RW02 RW03 dan RW14 untuk dilakukan sosialisasi dan pembagian masker serta beberapa sangsi yang kami berikan bagi pelanggar Protokol kesehatan, ” jelas Markus. Untuk sementara sangsi penyitaan e-KTP masih belum diterapkan dalam kegiatan perdana sosialisasi dan sidak kali ini, namun selanjutnya akan diterapkan sangsi yang lebih tegas lagi yakni penyitaan e-KTP jika masih bandel melanggar dan belum memahami bahayanya penyebaran Covid-19 ini.

setiap hari dari ratusan warga Medokan Ayu ada beberapa saja yang belum mengetahui tentang aturan tersebut sehingga masih ada yang melanggar di jalan maupun dipemukiman warga yang kedapatan masker. Dari masing-masing wilayah RW dibagikan ratusan masker terutama untuk usia diatas 50 tahun dan anak-anak dan diberikan edukasi tentang Protokol Kesehatan agar dapat dipahami.(kimmekar|red)