PERKEMBANGAN COVID-19 DI MEDOKAN AYU KOTA SURABAYA

Surabaya – Penyakit Coronavirus 2019 , Corona Virus Defense ( COVID-19 ) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2019 di Wuhan , ibukota Hubei , Cina, dan sejak itu menyebar secara global, mengakibatkan pandemi virus coronavirus 2019-20 . Gejala umum termasuk demam , batuk , dan sesak napas . Nyeri otot , produksi dahak , diare , dan sakit tenggorokan jarang terjadi. Sementara sebagian besar kasus menghasilkan gejala ringan, beberapa berkembang menjadi pneumonia dan kegagalan multi-organ . Pada 23 Maret 2020, tingkat kematian per jumlah kasus yang didiagnosis adalah 4,4 %. Namun, itu berkisar dari 0,2 persen hingga 15 persen, menurut kelompok umur dan masalah kesehatan lainnya .

Dengan adanya Virus Corona tersebut membuat berita sehari-hari diberbagai pelosok pedesaan hingga perkotaan tidak luput di wilayah Kelurahan Medokan Ayu Kecamatan Rungkut Kota Surabaya dimana saat ini Kota Pahlawan Surabaya menjadi urutan pertama di Jawa Timur dengan angka 31 pasien positif dari 51 pasien positif lainnya yang terkonfirmasi.

Lurah Medokan Ayu, Ahmad Yardo Wifaqo, S.AP., M.AP langsung gerak cepat melaksanakan instruksi dari Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, M.T. untuk mengantisipasi dan melawan Covid-19 ini dengan koordinasi Ketua RW Ketua RT diwilayahnya untuk menjadwalkan penyemprotan Desinfektan serta menghimbau seluruh fasum menyediakan tempat wajib cuci tangan dalam menghentikan mata rantai virus Corona.

Penyemprotan Desinfektan untuk sementara ditargetkan ketempat Ibadah, Pos Kamling, Pos Satpam, Tempat Sekolah, Taman Bermain serta fasilitas umum lainnya di Kelurahan Medokan Ayu. Selain dari kelurahan Medokan Ayu ada beberapa petugas Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Surabaya yang langsung turun ke pemukiman untuk melakukan penyemprotan Desnifektan dengan menggunakan mobil yang ada tandon Air Desintektan dan keliling kerumah-rumah warga serta tempat ibadah di Kota Surabaya dengan bergiliran setiap harinya.

Hingga saat ini penyemprotan di Wilayah Medokan Ayu masih terus berjalan dengan komando langsung oleh Kepala Kelurahan, Ahmad Yardo Wifaqo, S.AP., M.AP, Babinsa Medokan Ayu, Serda Kanthi, bersama Kasatgas Linmas Kel. Medokan Ayu, Uji Siswanto yang dibantu oleh salah satu anggota KIM MEKAR (kelompok Informasi Masyarakat Medokan Ayu Berkarya), Suja’i. Hingga hari ini Rabu, 25 Maret 2020 telah selesai sebanyak ratusan titik lokasi di 12 RW dan masih ada 3 RW lagi yang dalam beberapa hari akan selesai tersemprot 100%. Penyemprotan tersebut dengan rata-rata menghabiskan cairan Desinfekta ± 100 Liter – 200 Liter per hari.

Penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) dengan nama lain ;

  • Penyakit pernapasan akut 2019-nCoV
  • Novel coronavirus pneumonia
  • Wuhan pneumonia
  • Virus corona Wuhan
  • “Coronavirus” atau nama lain untuk SARS-CoV-2.

SIMAK PENJELASAN BERIKUT MENGENAI ISTILAH-ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM PENANGANAN COVID-19

Social Distance

Menurut Katie Pearce dari John Hopkins University, social distance adalah sebuah praktek dalam kesehatan masyarakat untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dengan orang sehat guna mengurangi peluang penularan penyakit. Tindakan ini bisa dilakukan dengan cara seperti membatalkan acara kelompok atau menutup ruang publik, serta menghindari keramaian.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menambahkan, social distance yang berlaku untuk Covid-19 selain yang telah disebutkan di atas, juga dengan menjaga jarak sekitar 6 kaki atau 2 meter dari orang lain.

Lockdown
Pengertian lockdown dalam konteks pandemi Covid-19 menurut Merriam-Webster lockdown adalah sebuah keadaan darurat yang membuat seseorang untuk tidak diperbolehkan masuk atau keluar dari sebuah wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu. Tindakan ini dilakukan selama keadaan darurat tersebut berlangsung.

Tindakan ini telah dilakukan oleh beberapa negara di dunia dalam menangkal penyebaran Covid-19, seperti di Tiongkok, Italia, Denmark, Filipina, dan yang terbaru Malaysia.

Orang Dalam Pemantauan (ODP)
ODP artinya seseorang yang memiliki riwayat sempat bepergian ke negara yang telah terinfeksi Covid-19 atau melakukan kontak dengan orang terinfeksi Covid-19. Namun, ia belum menunjukkan adanya gejala-gejala telah terinfeksi virus.
Meskipun tanpa menunjukkan gejala, orang dalam kategori ODP harus mendapatkan pemantauan dari instansi kesehatan setempat.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
PDP adalah pasien yang menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19. Gejala tersebut meliputi demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
Pasien dengan kategori PDP perlu mendapatkan pengawasan dari tenaga medis. Sebab, mereka sudah masuk sebagai pasien yang perlu mendapatkan pengobatan.

Suspect
Suspect artinya pasien yang memiliki riwayat bepergian ke negara terinfeksi Covid-19 atau melakukan kontak dengan pasien Covid-19. Ia diduga kuat telah terinfeksi Covid-19 dan memiliki gejala terinfeksi virus itu.
Pasien dengan kategori suspect akan menjalani pemeriksaan dua metode, yakni Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Dari pemeriksaan tersebut akan diketahui apakah pasien dinyatakan positif Covid-19 atau negatif.
(Sumber|admin|mark)